Disebut Game Open World Terbaik, Red Dead Redemption 2 Juga Memiliki Kekurangan

Rockstar game, selalu memantapkan citra sebagai perusahaan video game spesialis game open world. Sudah banyak game dengan genre tersebut yang dirilis oleh Rockstar dan berhasil menggapai kesuksesan besar di pasaran. Sebut saja serial game Grand Theft Auto (GTA), Bully Scholarship Edition, L.A. Noire, dan serial game Red Dead Redemption (RDR).

Yang terbaru, pada bulan Oktober 2018 lalu Rockstar game mengeluarkan game terbaru mereka, Red Dead Redemption 2. Game ini merupakan sekual dari pendahulunya, Red Dead Redemption yang dirilis pada tahun 2010 lalu. Dari segi cerita, RDR 2 merupakan kisah sebelum plot cerita yang ada pada sekuel pertamanya.

RDR 2 dinilai sebagai sebuah game berlabel AAA oleh next-gen, rating tertinggi yang diberikan kepada sebuah video game. Karena itu, tidak heran bila pada ahirnya banyak gamer dan pengamat game yang menilai bahwa RDR 2 merupakan salah satu dari sekian banyak game terbaik yang pernah dibuat.

Alasan Disebut Sebagai Game Open World Terbaik

  • Cerita Yang Konkret

Sebagai game yang mengusung tema open world, pasti ada bagian dimana pemain harus melakukan perjalanan pada satu bagian map ke bagian lain. Perjalanan ini biasanya menjadi hal yang membosankan. Namun tidak pada RDR 2. Pada game ini, perjalanan akan dibalut dengan dialog, misi sampingan, dan perawatan terhadap kuda yang anda tumpangi sehingga cerita semakin konkret.

  • Dunia Yang Terasa Lebih Hidup dan Realistis

RDR 2 dilengkapi dengan AI sehingga game serasa lebih hidup dan realistis. Anda akan di marahi pemilik rumah yang anda masuki secara sembarangan, menjadi buronan sepanjang game bila terus berbuat kriminal, dipukul bila anda melihat NPC terlalu lama, pembangunan wilayah yang merubah landscape map, dan lain sebagainya.

  • Map Yang Luas

Meskipun termasuk jenis game open world sekalipun, RDR 2 bisa dikatakan sebagai game dengan dunia yang sangat luas. tidak hanya luas, kenampakan alam yang ada pada map RDR 2 juga sangat variatif mulai dari hutan lengkap dengan hewan-hewanya, pedesaan, perkotaan, gunung salju, hingga kawasan industri.

  • Detail Game Yang Rinci Dengan Kualitas Yang Menakjubkan

Rockstar benar-benar memperhatikan setiap detail kecil pada game ini. Misalkan saja pakaian dari karakter utama bisa menjadi kotor bila terkena kotoran/darah, atau testis kuda yang mengecil bila musim dingin. RDR 2 juga dilengkapi dengan visualisasi yang sangat bagus, bahkan wajar bila dikatakan sebagai yang terbaik.

Kekurangann Game Red Dead Redemption 2

Mendapatkan rating penilaian game tertinggi, pujian dari berbagai penjuru, hingga diklaim sebagai game open world terbaik, ternyata RDR 2 juga tidak terlepas dari kekurangan. Layaknya manusia yang tidak bisa sempurna, RDR 2 memiliki beberapa sisi yang membuat pemainya kurang nyaman.

RDR 2 memang merupakan game dengan misi yang panjang dan kompleks. Namun mayoritas misi yang ada sangatlah monoton sehingga mudah ditebak, seperti menunggang kuda lalu berahir dengan pertumpahan darah. Dari segi pertarungan, adanya fitur crosshair justru membuat pertarungan menjadi terasa kaku dan mudah.

Wanted system pada RDR 2, yang disebut “bounty” bisa dikatakan terlalu sensitif sehingga sangat mengganggu gameplay. Tindakan perkelahian sekecil apapun, misal berkelahi dengan orang mabuk bisa membuat anda menjadi kriminal hingga dikejar-kejar para pembunuh bayaran.

Selain mengganggu, hal tersebut mengurangi nilai kerealistisan dari game yang sejak awal dibuat semirip mungkin dengan dunia nyata ini. Akankan kelak Rockstar akan menyempurnakan kekurangan-kekurangan diatas pada game Red Dead Redemption 3/seri game lainya? Patut untuk ditunggu game open world besutan Rockstar Game berikutnya.